Next
Previous
Contents
- Dalam tahap permulaan kepada calon pengikut (pemuda, pelajar,
mahasiswa dll) yang masih awam dalam pemahaman agama, pertama-tama
diberikan pelajaran agama Islam seperti biasa, yaitu : pelajaran
Tauhid, Fiqh, akhlak dan lain-lain yang bersumber langsung dari Al-Qur'an
dan hadits yang diterjemahkan. Kemudian dihafalkan dan didiskusikan
sehingga benar-benar dapat dihayati. Pelajaran ini diberikan secara
kekeluargaan, santai dan bebas dari sesuatu ikatan dan biaya apapun.
Disinilah letak kelihainya para mubaligh LDII yang begitu rajin mengadakan
pendekatan dengan calon-calon anggotanya. Apalagi dakwah mereka itu
pertama kali dakwah biasa yang tidak kelihatan penyimpangannya. Maka
sudah barang tentu bagi kalangan muda dan orang-orang awam yang sedang
haus akan kecintaan Islam, akan cepat menerima dan merasa sreg dengan
aliran ini, ditambah lagi aliran ini berpenampilan yang kelihatan
serius dalam agama.
- Pengikut-pengikut yang sudah mengerti dan dapat membaca hadits,
Al-Qur'an serta terjemahannya dengan baik dan dihafalkan, diharuskan
menyampaikannya (dakwah) kepada teman-teman dekat yang belum memasuki
pengajaran aliran ini.
- Dalam tahap berikutnya, setelah para pengikut tertarik (pada
umumnya setelah menamatkan satu buku atau setelah belajar sekitar
6 bulan sampai 1 tahun) barulah mereka dibai'at (mengucapkan sumpah
setia) kepada Amirul Mu'minin mereka secara langsung atau melalui
amir-amir wakilnya ditempat. Inilah awal dari diikatnya anggota baru
dengan ikatan yang kuat dan kokoh yang tidak mudah setiap orang akan
lepas darinya kecuali hanya atas taufik dan hidayah Allah semata.
Setelah itu kepada mereka anggota yang telah dibai'at, sedikit-demi
sedikit diajarkan hadits-hadits dan ayat-ayat Al-Qur'an yang artinya
dipahami dengan cara mereka sendiri menguatkan kelompok LDII. Mereka
menggunkan hadits-hadits yang lemah atau ayat-ayat yang ditafsirkan
menurut kemauan kelompok jama'ah aliran LDII. Sampai setingkat ini
mereka anggota baru itu sudah terikat kepada :
- Keharusan patuh/taat (sumpah setia) kepada imamnya atau Amirul
Mu'minin beserta segala wakil-wakilnya (amir atau pemimpin daerah).
- Ketentuan tidak boleh menerima ilmu agama dari luar kelompok
jama'ahnya. Hanya ilmu yang dari imam jama'ahnya saja yang diterima.
- Keyakinan bahwa mereka sudah terjamin masuk surga, dan terjamin
bebas neraka menurut imamnya.
Ketiga pokok pengajaran yang penting tersebut yang membuat seseorang
menjadi terikat tidak diberitahukan ketika masih permulaan dan belum
dibai'at. Disinilah letak kelihaian dan kecerdikan aliran ini. Maka
hati-hatilah bagi kita semua, barang kali jama'ah aliran ini telah
masuk ke dalam keluarga kita. Jika telah masuk ke keluarga kita maka
virus pemahaman menyimpang segera akan menyebar dan menjadi bencana
dalam keluarga.
Semoga para jama?ah LDII menyadari akan kekeliruan dan penyimpangan
ajarannya dan kembali kepada ajaran yang lurus. Dan semoga kita selalu
mendapat taufik dan hidayah-Nya karena hanya atas pertolongan, taufik
dan hidayah Allah SWT kita dapat beribadah kepada-Nya dengan benar
dan diridhai-Nya, amin.
Next
Previous
Contents