Next
Previous
Contents
Pokok-pokok doktrin yang dapat menjebak orang-orang awam:
- Sistem Ilmu Manqul Musnad Muttasil (system belenggu otak/system
Brain Washing) melalui disiplin pengajian dengan ilmu agama pemahaman/
buatan sendiri, terus menerus digencarkan dengan metode (CBSA tradisional
yang canggih) yaitu Sorongan Bandongan Qur'an Hadits Jama'ah (jama'ah
Qur'an Hadits), yaitu Qur'an dan Hadits yang manqul dari sang amir
Madigol Jawa Timur.
- Sistem manqul, bai'at, amir, jama'ah, ta'at. Yaitu sistem yang
membelenggu orang yang sudah terlanjur ikut LDII, yang intinya adalah
menghancurkan akal sehat, merusak akidah yang lurus dan akhlak mulia.
Maka para pengikut/jama'ah kelompok aliran LDII secara tidak sadar
telah menjadi budak dan robot bagi para pemimpin aliran ini.
- Sistem Taqiyyah, berupa "Fathonah, Bithonah, Budiluhur Luhuring
Budi karena Allah." Dengan menggunakan istilah-istilah yang
Islami dan mulia, orang-orang yang tidak mengerti menjadi percaya
dan yakin.
- Sistem Mukhlis Lillah karena Allah, yaitu tujuan utama jihadnya
karena ingin masuk sorga dan takut neraka. Terus menerus diulang
dan ditekankan basyiran wa nadziran. Dengan menggunakan istilah kepada
tujuan Allah dan surga serta takut neraka ini mantaplah sudah bagi
orang yang telah terjebak menjadi sangat yakin dan fanatik kepada
alirannya itu.
- Sistem program 5 bab atau "system 354".
- Sistem ala Yahudi. Selalu merasa kelompok alirannya yang benar,
selalu mengukur kebenaran dengan dirinya dan kelompoknya saja, sehingga
tidak lepas aliran kelompok ini dari sifat-sifat ujub, takabur dan
sombong.
- Dalam konsep kerja operasionalnya, wajib selalu menang.
- Sistem filsafat buah pisang dan pohonnya.
- Sistem poligami ala manqul amir.
- Sistem sakralisasi, mengkultus individukan kepada sang amir.
- Sistem pengajian daerahan sebagai latihan dan praktik taat kepada
amir dan sambung jama'ah.
- Sistem pembentukan Muhajirin dan Anshor. Desa Gading Mangu, Perak,
Jombang, Jawa Timur menjadi kawasan real estate daerah muhajirin
Jawa Timuran.
- Sistem jama'ah ABRI (TNI/POLRI sekarang), yang digunakan atau
diperalat untuk melindungi dan membentengi kelompok aliran LDII.
- Sistem SK (surat keputusan) sang amir Nurhasan Madigol tentang
suksesi keamiran (pergantian kepemimpinan).
- Sistem DMC (jama'ah motor club) dengan armada Harley Davison
dan lain-lain.
- Sistem pengajian Asrama Gribigan Hataman manqul Qur'an Hadits
dengan selingan-selingan pesta pora dan latihan ketaatan kepada amir.
- Sistem perintah amir, wajib membela alirannya dan wajib mempersiapkannya
dengan berbagai macam kegiatan latihan.
- Setiap tahun mengirimkan jama'ah untuk haji dan umrah dengan
cara dan keyakinan alirannya. Juga untuk menjadi TKI/TKW atau mukimin
gelap di Saudi Arabia, markasnya di Khut Aziziyyah Makkah.
- Mencetak sebanyak-banyaknya kader-kader mubaligh laki-laki dan
perempuan, juga mubaligh cabe rawit yang dicekoki dengan persiapan
dalil-dalil untuk berdebat agar kelihatan fasih bagi orang awam,
jika para mubaligh ini kewalahan bertemu dengan orang yang sedikit
pinter mengenai aqidah yang lurus, maka mengajaknya untuk bertemu
dengan pemimpin atasannya yang lebih banyak menghafal dalil-dalil
untuk berdebat.
- Sistem nasehat amir, yaitu istilah-istilah atau semboyan buatan
sang amir untuk menambah keyakinan dan semangat para jama'ahnya,
seperti: ribuan rintangan, jutaan pertolongan, miliaran kemenangan,
surga pasti. Kebo-kebo maju. Barongan-barongan mundur dan lain-lain.
- Sistem memperbanyak markas dan pesantren-pesantren mini di seluruh
dunia untuk kepentingan mencetak kader-kader jama'ah.
- Sistem fatwa amir. Yaitu yang menyatakan bahwa di seluruh jagat
dunia ini satu-satunya aliran/jalan mutlak untuk selamat dari neraka
dan masuk surga hanyalah aliran LDII dengan pegangan kitab campur
sari buatan sendiri yaitu Qur'an Hadits Jama'ah/Jama'ah Qur'an Hadits
Program 5 Bab dengan system 354, di luar itu pastilah kafir dan neraka.
- Sistem klaim amir: 7 fakta sahnya keamiran jama'ah menurut Qur'an
dan Hadits.
- Sistem kitab-kitab himpunan dalil yang mencakup fiqh model aliran
LDII.
- Sistem pernyataan taubat kepada amir yang sifat taubatnya ditentukan
amir.
- Sistem nasehat amir dengan mengulang-ulang dalil : laa Islama
illa bil jama'ah dst.
- Sistem nasehat amir bahwa sumber hukum syariat Islam menurut
aliran LDII itu ada tiga, yaitu Allah, Rasul dan amir, maka wajiblah
ada tiga jenis pengajian: ngaji Allah, ngaji Rasul dan ngaji amir.
Dan sumber hukum syariat yang dari sang amirlah yang utama dan nomor
satu. Dalam hal ini kelompok aliran LDII telah membuat/merekayasa
pemahaman agama Islam dengan diramu sedemikan rupa sesuai dengan
kepentingan tujuannya dan seleranya sendiri.
- Sistem adanya sumur barokah di pondok kediri yang disambungkan
dengan sumur Zam-Zam di Makkah.
- Sistem nasehat amir bahwa Nurhasan Ubaidah Lubis Amir (Madigol)
itu lebih tinggi derajatnya dan lebih berat bobotnya dari pada manusia
sedunia, maka wajiblah para jama'ah bersyukur kepada sang amir. Sebab
dengan adanya sang amir maka jama'ah pasti masuk surga.
- Sistem nasehat amir bahwa semua alim ulama di luar aliran kelompok
jama'ah LDII itu bodoh, lalai, khianat, pelupa, pikun, ilmunya tidak
sah atau batil dan orangnya diyakini pasti kafir dan ahli neraka,
kekal.
Demikian itulah gambaran dogma-dogma yang diterapkan kelompok
aliran LDII yang boleh jadi konsep-konsep itu akan berubah atau bertambah
dan sebagainya demi lebih meyakinkan para pengikutnya dan demi menggaet
orang-orang yang belum masuk menjadi anggotanya. Maka jika dilihat
pada permukaannya, aliran ini tertutup bagi orang diluar alirannya.
Kepada orang-orang yang masih bimbang masuk ke jama'ahnya, mereka
lebih menampakan kepada akhlak yang secara dhahir lebih mulia, lebih
Islami, sabar, ulet, dengan berjenggot dan celana yang di atas mata
kaki dengan fasih mengeluarkan dalil-dalil yang telah dihafalkannya.
Maka tertariklah orang yang awam, terlebih lagi dengan cekokan surga
dan neraka.
Next
Previous
Contents